Kamis, 02 Mei 2013

Cetakan Genteng Pertama



Siang menjelang sore membuat artikel dengan segelas susu yang masih panas  membuat ketikan ku jadi tambah semangat sambil di barengi dengan music metalcore tambah semangat ,lagi.aah terlalu di deramatisir  euy..  Langsung ajaa ah,,agan agan pernah tahu ga? Tentang genteng ciiteko yang terletak di kawasan kota keramik plered, purwakarta. Barang kali udah pada tahu yaa soalnya udah terkenal sih se Indonesia mah,, haha PD abiiiis..!! industri genteng memang menurut sepengetahuan saya ada dua yaitu di Jatiwangi dan Citeko nah berhubung saya asli orang citeko saya mo menceritakan sedikit tentang genteng citeko, genteng citeko adalah genteng yang berdiri sejak Tahun 50-n (sumber Pengrajin genteng Tua) pada waktu itu  pengrajin yang terkenal di jaman itu yaitu pak humaedi, pak humaedi adalah pengrajin pertama genteng citeko beliau tinggal di daerah citeko yang sekarang masih di terusin sama anaknya yaitu pak haji idar. Pada waktu itu pembuatan gentengnya masih menggunakan alat alat tradisional dengan di buat dari kayu yang di ukir sedemikian rupa hingga mirip cetakan genteng cetakan genteng ini di sebut cetakan genteng  KESER dan PALENTONG. Di  citeko pabrik yang masih menggunakan cetakan tradisional bisa terbilang sedikit dan bisa di katakan hamper punah, pertama yang saya tahu di daerah citeko tepatnya di rumah H Ubed yang  pabriknya terletak di  di depan rumahnya



pabrik  ini sudah berdiri sejak dulu pada tahun….. yang kedua di daerah Jilegong daerah pamoyanan pabrik ini bisa terbilang sedikit lah kalo di citeko mah mengingat penghasilannya nggak menghasilkan banyak uang cumin bisa buat resiko dapur aja beda dengan pabrik genteng lainya yang menggunakan alat modern dan serba canggih. Dia meghasilkan banyak uang per minggunya seperti  Pabrik Genteng Bintang Timbul, Merapi, Pabrik yang bisa di katakan pabrik Gede..nah kenapa saya postingkan artikel ini saya merasa pengen mempertahankan warisan leluhur daerah saya , yang hamper di telan jma
 daerah Jilegong.. desa pamoyanan sana
 bentuknya seperti di bawah ini




Dan yang kedua seperti ini



Cetakan seperti ini sudah sangat langka sekali mengingat sekarang sudah memakai alat alat yang lumayan agak modern lah di banding yang dulu mah. Sekarang sudah memakai yang namanya PRESSAN, atau UNGKIT, dan memakai mesin penghalus Tanah mesin ini d sebut Rontog.




Kenapa pake mesin ini sebab Tanah yang di pakai buat membuat genteng sudah banyak yang kasar sehingga harus di haluskan lagi, tapi kalo jaman dulu mah nggak kata pengrajin genteng dahulu mah katanya langsung di adonan az.. atau di luluh proses luluh adalah proses dari tanah yang udah di saring oleh mesin tadi trus di campur dengan air hingga menjadi lembut  ini gambar hasil Kepokan



Nah kalo foto yang ini adalah pekerja yang lagi mejiplak genteng yang dicetak pake cetakan yang tadi
Yang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar